Investasi pada bidang teknologi informasi yang dilakukan oleh banyak perusahaan/institusi pada saat ini tentunya dilakukan dengan harapan bahwa investasi tersebut dapat mendukung tercapainya goal ataupun obyektif dari perusahaan/institusi tersebut.

Namun seringkali pada praktiknya yang terjadi seringkali besarnya investasi tidak diikuti oleh benefit yang diharapkan dapat didapatkan oleh perusahaan/institusi tersebut.

Sebagaimana kita pahami bersama, keberhasilan pemanfaatan teknologi informasi bagi perusahaan/institusi tidak selesai pada saat investasi pengadaan teknologi itu saja seperti pengadaan infrastruktur jaringan, aplikasi, dan lain-lain, namun juga perlu didukung oleh tata kelola yang baik.

Hal inilah yang seringkali menjadi pembeda antara perusahaan yang berhasil mendapatkan manfaat dari besarnya investasi teknologi informasi yang ditanamnya, dengan yang tidak.

Beberapa survei telah membuktikan bahwa perusahaan dengan tata kelola teknologi informasi yang baik juga menunjukkan kinerja yang baik pula. Tata Kelola atas teknologi informasi tersebut biasa dikenal dengan istilah IT Governance.

Berdasarkan COBIT, salah satu framework yang umum dipakai untuk tata kelola teknologi informasi, IT Governance ini memberikan fokus perhatiannya pada area-area sebagai berikut:

  • Business Alignment; fokus pada penyelarasan antara teknologi informasi dengan tujuan/visi/misi bisnis dari perusahaan/institusi
  • Value Delivery; fokus pada usaha untuk memastikan benefit IT bagi (bisnis) perusahaan/institusi, optimisasi biaya dan merealisasikan kontribusi/nilai dari teknologi informasi bagi perusahaan/institusi.
  • Resource Management; fokus pada pengelolaan sumber daya teknologi informasi termasuk sumber daya manusianya.
  • Risk Management; fokus pada pengelolaan risiko yang melekat ataupun timbul akibat penggunaan teknologi informasi oleh perusahaan/institusi.
  • Performance Management; fokus pada pengelolaan kinerja teknologi informasi.

Inti dari IT Governance ini adalah bagaimana kita bisa mendapatkan manfaat dari teknologi informasi ini namun dengan tetap mengelola risiko, sumber daya dan kinerja-nya sehingga penggunaan teknologi informasi di suatu perusahaan/institusi benar-benar dapat memberikan nilai yang positif guna mendukung pencapaian obyektif/goal dari perusahaan/institusi tersebut.

Sumber daya manusia yang dimiliki oleh iValueIT telah berpengalaman dalam memberikan jasa konsultasi bagi perusahaan-perusahaan dalam usahanya menerapkan IT Governance.

Pengalaman-pengalaman penyusunan/penerapan IT Governance tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

1. Penyusunan Kebijakan dan Prosedur Tata Kelola TI PT Bukit Asam (Persero), Tbk. (2012)
2. IT Governance DEPDIKNAS
3. Perbaikan Struktur Tata Kelola TI RSJPD Harapan Kita 
4. Perbaikan IT Governance PT Pupuk Kaltim (2013)
5. Tata Kelola TI PT PELNI (2013)
6. Tata Kelola TI PT Perkebunan Nusantara VIII (2015)
7. Perbaikan Tata Kelola TI PT Nusantara Regas (2016)
8. Pendampingan Komite TI PT Nusantara Regas (2016)
9. Laporan Pemenuhan Tata Kelola TI Permen BUMN No. PER-02/MBU/2013 (2013, 2014, 2015).