Sudah Perencanaan, Lalu Apa?

Sudah Perencanaan, Lalu Apa?

Oleh: Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC *. Ah, Tidak..Tidak! Kami terus terang merasa trauma dengan IT. Itulah kira-kira jawaban dari Direksi sebuah organisasi besar berskala Nasional yang memiliki visi menjadi organisasi kelas dunia. Mereka memiliki pengalaman traumatis dengan IT, karena sudah menggelontornya sejumlah besar dana perusahaan untuk investasi IT tanpa ada return on value yang diharapkan. Lebih jauh lagi ternyata salah satu investasi TI besar yang…

Sertifikasi ISO 20000: Mengapa menjadi begitu penting?

Sertifikasi ISO 20000: Mengapa menjadi begitu penting?

Tulisan di atas merupakan bagian Dokumen Draft RFP (Request for Proposal) dari salah satu Badan Pemerintahan Amerika Serikat, sekedar untuk menunjukkan betapa sertifikasi ISO 20000 di sana telah menjadi salah kebutuhan utama bagi para penyedia layanan TI agar dapat mengikuti tender-tender di Badan-badan milik Pemerintahan Amerika Serikat. Dalam dokumen RFP tersebut dinyatakan dengan jelas bahwa sertifikasi ISO 20000 menjadi syarat bagi setiap perusahaan yang ingin…

Mengapa Investasi TI gagal? Beberapa pokok pikiran tentang pentingnya IT Governance

Mengapa Investasi TI gagal? Beberapa pokok pikiran tentang pentingnya IT Governance

“We’re going to have to recognize there’s a revolution, and if you don’t take action, there’s a threat of more legislation like Sarbanes-Oxley that require companies to provide more disclosure on IT investments, and the risks of these investments”  – Harvard Business School Professor Emeritus Richard L. Nolan Banyak perusahaan saat ini melakukan investasi yang cukup besar di bidang Teknologi Informasi (TI) dengan anggaran yang…

Integrasi: Proyek Tanpa Akhir?

Integrasi: Proyek Tanpa Akhir?

Oleh: Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC * Pengembangan dan implementasi sebuah sistem aplikasi umumnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tertentu dari organisasi/perusahaan. Walaupun tentu saja kita tidak menutup mata akan adanya sistem yang diimplementasikan tanpa justifikasi kebutuhan yang jelas, misalnya sekedar untuk tujuan penyerapan anggaran, “dropping” aplikasi yang tidak jelas manfaat dan tujuannya, dsj. Tulisan ini tidak akan membahas kelompok inisiatif pengembangan/implementasi aplikasi yang tidak…

Kinerja dan Persepsi

Oleh: Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC. *)   Sang Pencetus Balanced Scorecard (BSC), Pak Norton dan Pak Kaplan pernah mempoulerkan: “You can not manage what you can not measure”. Kerangka kerja yang dirumuskannya itu kemudian begitu populer sehingga banyak pihak mengakui BSC sebagai standard de-factoframework untuk Sistem Manajemen Kinerja (SMK). Dalam tulisan ini, saya tidak akan membahas mengenai BSC sebagai sebuah kerangka kerja. Kali ini saya…

Lautan Framework Manajemen Kinerja

Lautan Framework Manajemen Kinerja

Oleh: Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC. *) Dogbert:You’ve got to implement a six sigma program or else you’re doomed. Dilbert’s boss: Aren’t you the same consultant who sold us the worthless TQM program a few years ago? Dogbert: assure you that this program has a totally, totally different name Dilbert’s boss: When can we start? Percakapan Dogbert dan boss nya Dilbert di atas mungkin mewakili kebingungan (tentu…

Harmonisasi Balanced Scorecard dan Six Sigma

Harmonisasi Balanced Scorecard dan Six Sigma

Oleh: Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC.*) Terdapat banyak kerangka kerja (framework) yang dapat digunakan untuk keperluan Sistem Manajemen Kinerja (SMK), masing-masing dengan pendekatan yang juga beragam (lihat di sini). Beragamnya framework tersebut seringkali membuat kebingungan tersendiri. Dalam pengamatan saya, respon terhadap keragaman framework itu ternyata juga beragam. Sebagian perusahaan meresponnya dengan memilih salah satu framework, sebagian lagi memiliih mengimplementasikan beberapa framework sekaligus, dan sebagian lagi…

Harmonisasi Balanced Scorecard dan COBIT untuk IT Scorecard

Harmonisasi Balanced Scorecard dan COBIT untuk IT Scorecard

ivitc.com— Pada tulisan sebelumnya (Baca: Harmonisasi Balanced Scorecard dan Six Sigma), saya sudah paparkan sekilas bagaimana pendekatan harmonisasi dapat digunakan untuk mengambil manfaat optimal dari kekuatan yang dimiliki oleh 2 (dua) kerangka kerja Sistem Manajemen Kinerja (SMK) kondang yaitu Balanced Scorecard dan Six-Sigma. Hasil harmonisasi tersebut menghasilkan sebuah framework “baru” yang sejatinya merupakan kombinasi komplementer yang dapat meningkatkan value dari keduanya. Namun perlu diingat bahwa kedua framework-framework diatas adalah framework SMK…

Talking About Bakat

Oleh Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC.*) Apa bakat Bapak?, tanya rekan saya yang konsultan SDM kepada salah seorang pegawai bank dalam acara penjelasan assessment SDM Teknologi Informasi. Tak ada jawaban yang muncul dari pegawai tersebut, selain senyum-senyum dan tengok kanan-kiri. Lalu pertanyaan yang sama ditanyakan kepada para peserta acara tersebut lainnya. Dan tak ada jawaban dari parapeserta kecuali beberapa gelintir orang yang berkata secara sporadis sambil…

Fokus pada Kekuatan

Fokus pada Kekuatan

Oleh: Umar Alhabsyi, ST, MT, CISA, CRISC. *) Eksekutif yang efektif tidak pernah bertanya, Apakah dia cocok dengan saya? Mereka tidak pula pernah bertanya, Apa yang TIDAK dapat dilakukannya? Pertanyaan mereka selalu Apa yang DAPAT dia lakukan dengan luar biasa baik? Demikian Peter Drucker mendefinisikan salah satu karakteristik eksekutif yang efektif. Fokus pada kekuatan, bukan pada kelemahannya, merupakan prinsip yang sangat logis karena kita tidak…